Pemko Padang Luncurkan SKATSU, Dorong Pemuda Bangun Usaha dan Buka Lapangan Kerja

0 0
Read Time:2 Minute, 45 Second

PADANG – Pemerintah Kota Padang terus memperkuat kemandirian ekonomi pemuda melalui pengembangan usaha produktif di tingkat kelurahan. Langkah tersebut diwujudkan melalui peluncuran inovasi daerah Karang Kreativa SKATSU atau Satu Karang Taruna, Satu Usaha.

Program SKATSU diperkenalkan dalam kegiatan yang berlangsung di Palanta, Rumah Dinas Wali Kota Padang, Jumat, 21 Agustus 2026. Program ini dirancang agar Karang Taruna tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

Melalui konsep tersebut, setiap Karang Taruna didorong mengembangkan setidaknya satu usaha produktif berdasarkan potensi wilayah masing-masing.

SKATSU Dorong Kemandirian Ekonomi Pemuda

Kepala Dinas Sosial Kota Padang Eri Sendjaya mengatakan SKATSU merupakan hasil kolaborasi sejumlah pihak.

LPPM Universitas Andalas berperan memberikan pembinaan, sedangkan dukungan permodalan dan fasilitas usaha turut diperkuat melalui CSR PT Semen Padang.

Konsep Satu Karang Taruna, Satu Usaha diharapkan mendorong generasi muda menciptakan lapangan pekerjaan sekaligus mengembangkan potensi ekonomi di lingkungan masing-masing.

Sektor kuliner menjadi salah satu bidang yang mendapat perhatian karena memiliki potensi besar di Kota Padang.

Karang Taruna Tak Hanya Bergerak di Bidang Sosial

Melalui SKATSU, Pemko Padang ingin memperluas peran Karang Taruna.

Organisasi kepemudaan tersebut diharapkan tidak hanya hadir ketika berlangsung kegiatan sosial dan kemasyarakatan, tetapi juga mempunyai kegiatan ekonomi yang produktif dan berkelanjutan.

Setiap wilayah dapat mengembangkan usaha berdasarkan karakteristik dan potensi lokalnya.

Model tersebut diharapkan dapat menghasilkan sumber pendapatan sekaligus membuka peluang pekerjaan baru bagi generasi muda.

Pemuda Didorong Tekan Pengangguran

Ketua Karang Taruna Kota Padang Zalmadi menilai penguatan ekonomi pemuda dapat menjadi salah satu solusi terhadap berbagai persoalan sosial.

Karang Taruna diharapkan mengambil peran dalam menekan pengangguran, kriminalitas, penyalahgunaan narkoba, serta persoalan sosial lain yang melibatkan generasi muda.

Menurutnya, aktivitas ekonomi yang positif dapat memberikan ruang bagi pemuda untuk memperoleh penghasilan sekaligus membangun tanggung jawab terhadap usaha yang dijalankan.

Kader Karang Taruna juga diminta menjaga dan memanfaatkan bantuan fasilitas Usaha Ekonomi Produktif (UEP) secara optimal.

Unand Siapkan Pendampingan Tiga Tahun

Program SKATSU tidak berhenti pada pemberian fasilitas usaha.

LPPM Universitas Andalas menyiapkan model pembinaan secara bertahap selama tiga tahun. Pendampingan tersebut ditujukan agar usaha yang dibangun pemuda dapat berkembang hingga mampu berjalan secara mandiri.

Sekretaris LPPM Unand Friardi Ismet mengatakan keterlibatan perguruan tinggi menjadi bagian dari konsep kampus berdampak.

Universitas diharapkan mampu membawa ilmu dan keahlian akademik untuk membantu menyelesaikan persoalan nyata di masyarakat.

UNAND Hub Bantu Pemuda Konsultasi Usaha

Selain pendampingan langsung, Universitas Andalas juga memperkenalkan UNAND Hub.

Platform digital tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat dan pelaku UMKM untuk berkonsultasi dengan pakar serta dosen Universitas Andalas dari berbagai bidang keilmuan.

Sekitar 1.600 pakar dan dosen disebut dapat menjadi sumber pengetahuan dan konsultasi melalui platform tersebut.

Dukungan teknologi ini diharapkan membantu pemuda mendapatkan solusi ketika menghadapi persoalan dalam menjalankan maupun mengembangkan usaha.

Sektor Kuliner Jadi Peluang

Pengembangan usaha kuliner juga memiliki posisi strategis dalam program SKATSU Kota Padang.

Kota Padang telah lolos seleksi nasional tahap pertama UNESCO Creative Cities Network (UCCN) 2027 kategori gastronomi. Kondisi tersebut membuka peluang bagi generasi muda untuk ikut mengembangkan produk kuliner lokal.

Karang Taruna dapat memanfaatkan kekayaan kuliner Minangkabau sekaligus mengembangkan inovasi produk yang mempunyai nilai ekonomi.

Dengan kolaborasi pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan organisasi kepemudaan, SKATSU diarahkan untuk menciptakan ekosistem usaha pemuda yang berkelanjutan.

Program tersebut diharapkan tidak sekadar menghasilkan satu usaha di setiap Karang Taruna, tetapi juga menciptakan pemuda yang mandiri secara ekonomi, membuka lapangan pekerjaan, dan menggerakkan perekonomian di tingkat kelurahan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %