Pemerintah New South Wales (NSW), Australia, memperketat aturan untuk menghadapi kejahatan terorganisasi dan kekerasan geng. Salah satu langkah utama adalah ancaman hukuman maksimal seumur hidup bagi pihak yang merencanakan atau mengatur pembunuhan terkait geng, bahkan jika pembunuhan tersebut tidak sampai terjadi.
Hukuman Berat untuk Perencana Pembunuhan
Aturan baru menyasar orang yang mencoba, bersekongkol, menyetujui, mendorong, atau meminta pihak lain melakukan pembunuhan terkait geng. Dengan demikian, aparat tidak hanya mengejar pelaku yang menarik pelatuk, tetapi juga pihak yang berada di balik rencana tersebut.
Pemerintah NSW menyebut pendekatan ini penting untuk memutus jaringan kriminal dari tingkat atas. Ancaman hukuman seumur hidup diharapkan membuat pihak yang mengatur aksi kekerasan ikut menghadapi risiko hukum yang jauh lebih besar.
Kekerasan Geng Jadi Perhatian
Kebijakan tersebut muncul setelah sejumlah penembakan di Sydney diduga berkaitan dengan kejahatan terorganisasi. Dua korban sebelumnya disebut tidak memiliki hubungan dengan kelompok kriminal dan diduga menjadi sasaran akibat kesalahan identitas.
Kondisi itu meningkatkan tekanan terhadap pemerintah dan kepolisian. Aparat juga menyoroti perekrutan anak muda untuk melakukan kekerasan dengan imbalan relatif kecil.
Polisi Dapat Kewenangan Tambahan
Reformasi tidak hanya berkaitan dengan hukuman pidana. Polisi NSW juga akan memperoleh kewenangan melalui Interim Serious Crime Prevention Orders untuk membatasi aktivitas orang yang diduga terkait kejahatan terorganisasi.
Pembatasan dapat menyangkut hubungan dengan orang tertentu, pergerakan, serta penggunaan perangkat dan platform digital. Pemerintah juga menargetkan penggunaan teknologi untuk mengatur atau memfasilitasi aktivitas kriminal.
Enkripsi Ikut Menjadi Sasaran
Jaringan kriminal semakin sering memanfaatkan komunikasi terenkripsi. Karena itu, NSW menyiapkan investasi sekitar A$15 juta untuk meningkatkan kemampuan forensik dan membantu polisi menganalisis perangkat serta komunikasi digital.
Langkah ini menunjukkan perubahan strategi kepolisian. Penindakan tidak hanya dilakukan setelah kekerasan terjadi, tetapi juga diarahkan untuk menemukan komunikasi dan jaringan yang berada di balik rencana tersebut.
Anak Muda dalam Jaringan Geng
Pemerintah NSW juga memperluas aturan terkait anak yang terlibat dalam kejahatan terorganisasi. Beberapa tindakan serius, termasuk penembakan di tempat umum dan serangan menggunakan bom api, akan masuk dalam kategori tindak pidana yang dapat dikenakan kepada pelaku muda.
Kebijakan tersebut menargetkan pola perekrutan anak muda oleh jaringan kriminal. Pemerintah ingin mengurangi ruang bagi kelompok kriminal untuk menggunakan pelaku muda sebagai eksekutor.
Pemerintah Ingin Memutus Jaringan dari Hulu
Perubahan hukum ini menunjukkan bahwa NSW ingin mengejar seluruh rantai kejahatan. Pelaku lapangan, perekrut, fasilitator digital, hingga pihak yang mengatur pembunuhan menjadi sasaran kebijakan baru.
Namun, penerapan aturan tetap akan bergantung pada proses hukum dan pembuktian di pengadilan. Pemerintah berharap pendekatan tersebut dapat mempersempit ruang gerak kelompok kriminal sekaligus mencegah kekerasan geng berkembang lebih jauh di Sydney dan wilayah NSW.