Samsung Kuasai Pasar Smartphone Dunia 2026, iPhone Tetap Jadi Ponsel Paling Diburu

0 0
Read Time:2 Minute, 38 Second

JAKARTA – Persaingan Apple dan Samsung di pasar smartphone global semakin ketat sepanjang 2026. Kedua raksasa teknologi tersebut tetap menjadi pilihan utama konsumen di tengah melemahnya penjualan ponsel dunia.

Data terbaru International Data Corporation (IDC) menunjukkan Samsung masih memimpin pasar smartphone global pada kuartal II 2026. Sementara itu, Apple berada tepat di belakangnya dengan pertumbuhan pengiriman yang kuat.

Samsung Masih Jadi Raja Smartphone Dunia

Menurut data final IDC yang diperbarui pada 28 Agustus 2026, Samsung mengirimkan sekitar 62,7 juta smartphone selama kuartal II 2026. Jumlah tersebut memberi Samsung pangsa pasar global sekitar 22,7 persen.

Selain itu, pengiriman Samsung tumbuh 8,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada kuartal II 2025, perusahaan asal Korea Selatan tersebut mengirimkan sekitar 58 juta unit.

Data Counterpoint Research juga menunjukkan pola serupa. Lembaga tersebut menempatkan Samsung di posisi pertama dengan sekitar 23 persen pangsa pasar global pada kuartal II 2026.

Apple Mengejar dengan Penjualan iPhone

Apple berada di posisi kedua. Berdasarkan IDC, perusahaan tersebut mengirimkan sekitar 55,7 juta iPhone dengan pangsa pasar 20,2 persen selama kuartal II 2026.

Namun, pertumbuhan Apple justru lebih tinggi. Pengiriman iPhone meningkat sekitar 14,9 persen secara tahunan menurut data final IDC.

Sementara itu, Omdia mencatat Apple membukukan performa kuartal kedua terbaiknya. Permintaan terhadap lini iPhone 17 menjadi salah satu faktor yang menopang kinerja tersebut.

iPhone 17 Jadi Model Paling Laris

Meski Samsung unggul sebagai merek berdasarkan total pengiriman, Apple memiliki keunggulan berbeda. iPhone 17 menjadi smartphone terlaris dunia secara individual pada kuartal II 2026, berdasarkan Global Handset Model Sales Tracker Counterpoint Research.

iPhone 17 menguasai sekitar 6 persen penjualan smartphone global pada periode tersebut. Bahkan, tiga posisi teratas ditempati keluarga Apple.

Setelah iPhone 17, iPhone 17 Pro Max dan iPhone 17 Pro menempati posisi berikutnya. Kondisi ini menunjukkan kuatnya permintaan konsumen terhadap perangkat premium Apple.

Samsung juga memiliki beberapa perangkat dalam daftar 10 besar. Salah satunya adalah Galaxy S26 Ultra, yang mencatat peningkatan posisi dibandingkan generasi sebelumnya.

Xiaomi Masih Bertahan di Posisi Ketiga

Di luar Apple dan Samsung, persaingan juga melibatkan sejumlah produsen asal China. Xiaomi mempertahankan posisi ketiga dengan pangsa pasar sekitar 11 persen.

Namun, tekanan biaya komponen membuat segmen smartphone murah dan menengah menghadapi tantangan lebih besar. OPPO dan vivo juga tetap berada dalam kelompok lima vendor terbesar dunia.

Sementara itu, Samsung dan Apple justru memperoleh keuntungan dari kuatnya posisi mereka pada segmen premium. Keduanya juga memiliki kemampuan lebih besar dalam menghadapi kenaikan biaya komponen.

Pasar Smartphone Dunia Sedang Tertekan

Persaingan tersebut berlangsung ketika industri smartphone global menghadapi penurunan. Data final IDC mencatat pengiriman global turun 7,4 persen menjadi sekitar 276,3 juta unit pada kuartal II 2026.

Krisis pasokan memori menjadi salah satu penyebab utama. Harga komponen yang meningkat membuat sejumlah produsen harus menyesuaikan harga dan strategi produknya.

IDC bahkan memperkirakan pengiriman smartphone dunia sepanjang 2026 dapat turun 16,7 persen menjadi sedikit di atas satu miliar unit. Meski volume turun, nilai pasar diperkirakan tetap meningkat akibat kenaikan harga rata-rata perangkat.

Dengan demikian, Samsung sementara menjadi merek smartphone terlaris dunia pada 2026 berdasarkan pengiriman kuartal II. Namun, Apple memimpin pada level model individual melalui iPhone 17. Persaingan keduanya masih dapat berubah karena tahun 2026 belum berakhir.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %