Tragis di Pamekasan, Bocah 10 Tahun Tewas Diduga Ditusuk Ibu Kandung

0 0
Read Time:1 Minute, 56 Second

PAMEKASAN — Peristiwa tragis terjadi di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Seorang bocah 10 tahun di Pamekasan meninggal dunia setelah diduga ditusuk oleh ibu kandungnya sendiri.

Korban diketahui berinisial TD. Sementara itu, polisi mengamankan ibu korban berinisial DA (31) untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Karang Dalem, Desa Pademawu Barat, Kecamatan Pademawu, pada Senin, 17 Agustus 2026.

Kronologi Bocah 10 Tahun di Pamekasan Tewas

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula sekitar pukul 10.30 WIB.

Saat itu, DA meminta ibunya atau nenek korban untuk pergi membeli makanan. Sang nenek kemudian pergi bersama dua anak lainnya.

Akibatnya, rumah menjadi sepi. Hanya DA dan TD yang berada di rumah tersebut.

Namun, sekitar pukul 11.00 WIB, sang nenek kembali. Ia kemudian menemukan cucunya dalam kondisi bersimbah darah di teras depan rumah.

Korban selanjutnya mendapat pertolongan medis. Sayangnya, nyawa anak tersebut tidak dapat diselamatkan.

Polisi Amankan Ibu Kandung Korban

Setelah kejadian, polisi datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Petugas kemudian menemukan DA masih berada di dalam rumah. Menurut laporan yang tersedia, polisi juga menemukan perempuan tersebut memegang sebilah pisau ketika diamankan.

Selanjutnya, polisi membawa DA untuk menjalani pemeriksaan.

Sementara itu, penyidik juga meminta keterangan sejumlah saksi. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui secara jelas rangkaian kejadian yang menyebabkan korban meninggal.

Kondisi Kejiwaan Terduga Pelaku Didalami

Selain menyelidiki kronologi, polisi turut mendalami kondisi kejiwaan DA.

Berdasarkan keterangan awal keluarga dan saksi yang diberitakan, DA disebut memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Kondisinya sempat membaik. Namun, gejala disebut kembali muncul beberapa hari sebelum kejadian.

Polisi kemudian menyatakan bahwa DA akan menjalani observasi di Rumah Sakit Jiwa Lawang. Pemeriksaan tersebut direncanakan berlangsung sekitar lima hingga sepuluh hari.

Karena itu, kondisi kejiwaan terduga pelaku masih harus ditentukan melalui pemeriksaan profesional. Riwayat gangguan kejiwaan juga tidak dengan sendirinya menjelaskan penyebab tindakan tersebut.

Motif Masih Diselidiki Polisi

Hingga perkembangan terakhir, polisi masih menyelidiki motif di balik kematian bocah 10 tahun di Pamekasan tersebut.

Oleh sebab itu, kesimpulan mengenai alasan terjadinya peristiwa belum dapat dipastikan.

Penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi. Selain itu, pemeriksaan terhadap terduga pelaku terus dilakukan untuk melengkapi penyelidikan.

Kasus ini pun menjadi perhatian karena melibatkan seorang anak sebagai korban. Namun, masyarakat perlu menghindari penyebaran foto maupun rekaman korban yang sensitif.

Selain itu, informasi yang belum dikonfirmasi sebaiknya tidak disebarkan. Proses penyelidikan polisi masih berlangsung untuk memastikan kronologi, motif, dan kondisi terduga pelaku secara menyeluruh.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %